ELEKTRO EDU

Platform pembelajaran modern Elektronika Dasar. Temukan cara baru yang interaktif dan menyenangkan.

📘 MATERI PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran: Elektronika Dasar (SMK)
Elemen CP: Dasar-dasar Elektronika

1
2
3

BAGIAN I: BAB 1 – KOMPONEN ELEKTRONIKA PASIF

A. Pengertian Komponen Elektronika Pasif

Komponen elektronika pasif adalah komponen yang tidak memerlukan sumber tegangan tambahan untuk bekerja dan tidak dapat menguatkan sinyal. Komponen ini berfungsi untuk mengatur, menyimpan, atau menghambat arus listrik dalam rangkaian.

Contoh komponen pasif:

  • Resistor: merupakan komponen elektronika pasif yang berfungsi untuk menghambat atau membatasi arus listrik yang mengalir dalam rangkaian. Dengan adanya resistor, arus yang mengalir dapat dikendalikan sehingga tidak merusak komponen lain yang lebih sensitif. Resistor banyak digunakan sebagai pembatas arus, pembagi tegangan, dan pelindung rangkaian. Nilai hambatan resistor dinyatakan dalam satuan Ohm dan biasanya ditandai dengan kode warna pada badan resistor.
  • Kapasitor: adalah komponen elektronika pasif yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik dalam waktu tertentu. Kapasitor bekerja dengan menyimpan energi dalam bentuk medan listrik di antara dua pelat konduktor yang dipisahkan oleh bahan dielektrik. Dalam rangkaian elektronika, kapasitor digunakan untuk menyaring tegangan, menstabilkan arus, dan mengatur waktu kerja suatu sistem.
  • Induktor: merupakan komponen pasif yang berfungsi untuk menyimpan energi dalam bentuk medan magnet. Induktor bekerja dengan cara menahan perubahan arus yang mengalir di dalam rangkaian. Sifat ini membuat induktor sering digunakan sebagai filter dan penstabil arus, terutama pada rangkaian elektronika daya dan sistem switching.

BAGIAN I: BAB 2 – KOMPONEN ELEKTRONIKA AKTIF

A. Pengertian Komponen Elektronika Aktif

Komponen elektronika aktif adalah komponen yang memerlukan sumber tegangan dan mampu mengendalikan atau menguatkan sinyal listrik.

Contoh:

  • Dioda: merupakan komponen elektronika aktif yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik hanya dalam satu arah. Prinsip kerja dioda ini menjadikannya sangat penting dalam proses penyearahan arus, yaitu mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah. Dioda banyak digunakan pada adaptor dan catu daya. Selain itu, terdapat berbagai jenis dioda seperti LED yang berfungsi sebagai indikator cahaya dan dioda Zener yang digunakan untuk menstabilkan tegangan dalam rangkaian elektronika.
  • Transistor: adalah komponen aktif yang berfungsi sebagai penguat sinyal dan saklar elektronik. Transistor memungkinkan arus kecil mengendalikan arus yang lebih besar sehingga sangat berperan dalam sistem penguatan dan kontrol. Dalam dunia elektronika modern, transistor menjadi komponen utama dalam hampir semua perangkat elektronik. Transistor terdiri dari beberapa jenis, seperti BJT dan FET, yang masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi tersendiri sesuai dengan kebutuhan rangkaian.
  • Integrated Circuit (IC): adalah komponen elektronika aktif yang berisi gabungan berbagai komponen elektronik seperti transistor, resistor, dan kapasitor yang dikemas dalam satu chip kecil. IC berfungsi sebagai pusat pengolahan dan pengendali sistem elektronika.

BAGIAN II: BAB 2 – HUKUM ELEKTRONIKA DASAR

A. Pengantar Hukum Elektronika

Hukum-hukum elektronika dasar digunakan untuk menganalisis dan menghitung besaran listrik dalam suatu rangkaian. Pemahaman hukum ini sangat penting agar peserta didik mampu memecahkan masalah rangkaian secara logis dan sistematis.

  • Hukum Ohm: menyatakan bahwa besar arus listrik yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan tegangan dan berbanding terbalik dengan hambatan. Hukum ini menjadi dasar utama dalam perhitungan elektronika karena menghubungkan tiga besaran penting, yaitu tegangan, arus, dan hambatan. Dalam penerapannya, Hukum Ohm digunakan untuk menentukan nilai arus atau hambatan yang aman agar rangkaian dapat bekerja dengan baik tanpa merusak komponen.
  • Hukum Kirchoff: terdiri dari dua hukum yang digunakan untuk menganalisis rangkaian listrik yang lebih kompleks.
    Ø Hukum Kirchoff I atau Kirchoff’s Current Law (KCL): menyatakan bahwa jumlah arus listrik yang masuk ke suatu titik percabangan atau simpul sama dengan jumlah arus yang keluar dari titik tersebut. Prinsip ini didasarkan pada hukum kekekalan muatan, yang berarti bahwa muatan listrik tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, melainkan hanya dapat berpindah tempat.
    Ø Hukum Kirchoff II atau Kirchoff’s Voltage Law (KVL): menyatakan bahwa jumlah aljabar tegangan dalam suatu lintasan tertutup atau loop rangkaian sama dengan nol. Hukum ini didasarkan pada prinsip kekekalan energi, di mana energi listrik yang diberikan oleh sumber tegangan akan habis digunakan oleh komponen-komponen dalam rangkaian.

🎥 VIDEO PEMBELAJARAN

Komponen Elektronika

Sudah Ditonton
Thumbnail

Pengenalan Komponen

Sudah Ditonton
Thumbnail

Jenis Komponen

Sudah Ditonton
Thumbnail

Komponen Lanjut

Cara Menghitung Nilai Resistor

Sudah Ditonton
Thumbnail

Hitung Resistor Dasar

Sudah Ditonton
Thumbnail

Kode Warna Resistor

Sudah Ditonton
Thumbnail

Latihan Menghitung

Mengenal Hukum Elektronika Dasar

Sudah Ditonton
Thumbnail

Pengantar Hukum Dasar

Sudah Ditonton
Thumbnail

Penerapan Hukum Ohm

Sudah Ditonton
Thumbnail

Hukum Kirchoff

Sudah Ditonton
Thumbnail

Analisis Rangkaian

Sudah Ditonton
Thumbnail

Praktik Rangkaian

🏆 EVALUASI PEMBELAJARAN

Jawablah setiap soal dengan memilih satu jawaban yang paling tepat. Kerjakan secara mandiri dan jujur.

⭐ CP, ATP & KISI-KISI

Capaian Pembelajaran (CP)

Siswa mampu memahami komponen elektronika pasif dan aktif, membaca nilai komponen sesuai kodenya, mengenal hukum elektronika dasar (hukum Ohm - Kirchoff, dll)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • DTE 9.1 Memahami jenis, bentuk/kemasan, karakteristik komponen elektronika pasif yaitu: RLC (Resistor, Induktor dan Capasitor)
  • DTE 9.2 Memahami jenis, bentuk, karakteristik, konfigurasi komponen elektronika aktif yaitu: Diode, Transistor dan IC
  • DTE 9.3 Memahami pembacaan kode nilai atau sistem kode komponen pasif dan aktif sesuai kode standar
  • DTE 9.4 Mengevaluasi penerapan komponen pasif dan aktif dalam rangkaian elektronika DC sederhana
  • DTE 9.5 Mengevaluasi penerapan komponen pasif dan aktif dalam rangkaian elektronika AC sederhana

🔧 PETUNJUK PENGGUNAAN

  • 🕹️ Cara Masuk: Buka website menggunakan HP atau laptop yang terhubung internet.
  • 🏠 Beranda: Halaman utama website.
  • 📘 Materi Pembelajaran: Membaca materi Elektronika Dasar.
  • 🎥 Video Pembelajaran: Menonton video penjelasan materi.
  • 🪙 Evaluasi Pembelajaran: Mengerjakan soal untuk menguji pemahaman.
  • ⭐ CP & ATP: Melihat target dan tujuan pembelajaran.
  • 📜 Petunjuk Penggunaan: Panduan singkat penggunaan website.
  • 👾 Tentang Kami: Informasi pembuat website.
  • 📮 Hubungi Kami: Mengirim pertanyaan atau saran.

📚 DAFTAR PUSTAKA

  • Bishop, O. (2004). Dasar-dasar Elektronika. Jakarta: Erlangga.
  • Tooley, M. (2002). Rangkaian Elektronika: Prinsip dan Aplikasi. Jakarta: Erlangga.
  • Video Pembelajaran YouTube Channel: Teknik Elektronika.
  • Modul Pembelajaran Elektronika Dasar SMK Kurikulum Merdeka.

👾 TENTANG KAMI

ElektroEdu adalah platform pembelajaran berbasis website yang dirancang untuk membantu siswa SMK memahami konsep-konsep Elektronika Dasar dengan cara yang lebih mudah, interaktif, dan menyenangkan. Kami percaya bahwa pendidikan vokasi harus memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga siswa mampu bersaing di dunia kerja yang terus berkembang.

Pengembang: Amelda Amartha

Semoga bermanfaat!

📮 HUBUNGI KAMI

Website ini merupakan produk skripsi dengan judul:
"MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE PADA MATA PELAJARAN ELEKTRONIKA DASAR DI SMKN 3 KAB TANGERANG"

Pengembang

Amelda Amartha
NIM: 2283220020

ameldamartha15@gmail.com @ammeldaa

Dosen Pembimbing

Dosen Pembimbing 1:
Bagus Dwicahyono, S.ST., M.Pd.

Dosen Pembimbing 2:
Endi Permata, S.T., M.T.